Sukses

Cara Memasak Nasi Agar Tidak Membuat Gemuk

Cara memasak nasi yang pada umumnya dilakukan oleh sebagian besar orang diyakini dapat membuat gemuk. Lalu, bagaimana cara memasak nasi agar tidak membuat gemuk? Berikut ulasannya.

Nasi adalah makanan pokok rakyat Indonesia. Karenanya, banyak orang Indonesia yang merasa belum makan jika belum mengonsumsi nasi. Namun, seringkali nasi juga dianggap sebagai ”musuh” bagi mereka yang sedang berdiet.

Pasalnya, mereka yang sedang berdiet menganggap nasi sebagai penghalang turunnya berat badan. Sebenarnya, 1 mangkuk kecil nasi mengandung 200 kalori. Cukup bermakna.

Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dibawakan di pertemuan nasional American Chemical Society menunjukkan bahwa terdapat cara memasak nasi tertentu yang dapat mengurangi kandungan kalori didalamnya.

Nasi merupakan sumber karbohidrat. Karbohidrat yang terkandung dalam nasi terdiri dari karbohidrat yang mudah dicerna dan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Saluran pencernaan manusia hanya dapat mencerna jenis karbohidrat yang dapat dicerna. Oleh karena itu, jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna tetap tidak akan dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia karena tubuh kita tidak memiliki enzim untuk mencernanya.

Karbohidrat yang dapat dicerna akan diubah menjadi gula untuk diserap oleh tubuh dan beredar dalam pembuluh darah untuk menjadi sumber energi bagi sel-sel tubuh. Sedangkan, karbohidrat yang tidak dapat dicerna tidak akan diserap. Semakin tinggi kandungan karbohidrat yang tidak dapat dicerna maka semakin rendah pula kalori dari makanan tersebut. Maka, para peneliti berusaha untuk menemukan cara untuk memasak nasi sehingga komposisi karbohidratnya dapat berubah, yaitu mengubah karbohidrat yang dapat dicerna menjadi karbohidrat yang tidak dapat dicerna sehingga kandungan kalorinya menjadi lebih rendah.

Jadi, bagaimana cara memasak nasi agar tidak membuat gemuk?

Para peneliti dari College of Chemical Sciences di Sri Lanka menemukan sebuah cara untuk memasak nasi agar tidak membuat gemuk, yakni:

  • Masaklah nasi dengan satu sendok teh minyak kelapa menggunakan air yang mendidih
  • Tambahkan ½ cangkir beras putih polos tanpa bahan tambahan (tidak difortifikasi)
  • Masak sekitar 40 menit
  • Setelah nasi masak, masukkan ke dalam kulkas selama 12 jam

Dengan cara memasak seperti ini, komposisi karbohidrat yang tidak dapat dicerna dalam nasi akan meningkat sebanyak 10 kali. Selain itu, kandungan kalorinya juga akan menurun sebanyak 50-60%.

Mengapa bisa demikian?

Pada nasi panas yang telah matang, glukosa (gula) memiliki struktur yang longgar. Namun ketika nasi menjadi dingin, ikatan molekul glukosa menjadi semakin ketat dan menjadi sulit untuk dicerna.

Selain itu, tambahan minyak kelapa juga memberikan efek yang positif. Molekul lemak akan masuk ke dalam nasi dan membuat nasi menjadi lebih sulit untuk dicerna.

Adakah manfaat tambahan dari cara memasak nasi agar tidak membuat gemuk ini?

Tentu ada. Kandungan karbohidrat yang tidak dapat dicerna yang meningkat baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Jenis karbohidrat ini dapat menjadi sumber energi bakteria baik di dalam usus.

Jadi, jangan takut lagi untuk mengonsumsi nasi. Sebagai sumber karbohidrat dan serat, nasi juga kini dapat menjadi teman diet Anda. Dan kondisi nasi yang sudah diperlakukan seperti cara di atas tidak akan berubah meskipun nasi dipanaskan kembali. Selamat makan!

 

Sumber:

American Chemical Society. Presentasi Sudhair A. James, College of Chemical Sciences, Colombo Western, Srilanka pada 249th National Meeting & Exposition of the American Chemical Society (ACS)

0 Komentar

Belum ada komentar