Sukses

Gigi Depan Berlubang Mengganggu Senyum Anda

Gigi depan berlubang sangatlah mengganggu senyum yang Anda miliki. Kenali hal yang dapat menyebabkan gigi depan berlubang oleh drg. Arni Maharani berikut ini.

Gigi depan berlubang mengganggu senyum Anda, tentu saja. Pasalnya, tidak ada gigi yang imun terhadap karies atau lubang gigi. Gigi seri, graham, maupun gigi depan dan gigi belakang mempunyai risiko yang sama terserang karies walaupun besarnya risiko berbeda-beda.

Bila terjadi karies gigi, masalah akan mulai berdatangan. Makanan terselip, sakit, ngilu, bau mulut, infeksi, sampai pada terganggunya penampilan merupakan risiko yang dapat disebabkan oleh karies gigi.

Masalah gigi berlubang, terutama pada gigi depan, akan menyebabkan gigi tampak tidak bersih dan senyum pun menjadi tidak lagi menarik.

Biasanya, lubang yang terjadi pada gigi depan mencakup daerah bagian samping gigi yang berdekatan dengan gigi sebelahnya sampai bagian depan yang akan tampak ketika tersenyum atau berbicara. Oleh karena itu, gigi berlubang, baik pada gigi depan maupun gigi belakang, membutuhkan penanganan yang tepat dan sedini mungkin oleh dokter gigi.

Selain berupa lubang pada gigi, penyakit karies juga menimbulkan perubahan warna, yakni warna kehitaman, pada jaringan gigi yang rusak dan hal tesebut sangat mengganggu estetik bila terjadi pada gigi depan. Karenanya, dalam penanganan terkait hal tersebut oleh dokter gigi, jaringan gigi yang berwarna hitam ini harus diambil agar tampilan gigi dapat diperbaiki dengan baik.

Penambalan pada gigi depan yang berlubang akan dilakukan dengan menggunakan bahan sewarna gigi, yaitu glass ionomer kaca atau dengan tambalan komposit (tambalan yang menggunakan sinar). Penggunaan kedua jenis bahan untuk menambal gigi tersebut bergantung dari letak dan luas lubang pada gigi.

Penambalan tidak dapat dilakukan secara langsung dalam satu kali kunjungan apabila lubang gigi yang terbentuk cukup parah dan menyebabkan terbukanya kamar saraf gigi. Oleh karena itu, diperlukan kunjungan beberapa kali untuk dilakukan perawatan saluran akar gigi. Setelah melakukan hal itu, barulah gigi bisa ditambal atau dipasanagkan mahkota tiruan (crown).

Dengan kemajuan teknologi dan keterampilan dokter gigi yang mumpuni, pasien tidak perlu lagi khawatir. Pasalnya, gigi depan yang berlubang dan berubah warna kehitaman dapat dikembalikan lagi fungsi estetiknya sehingga dapat tampak kembali putih alami dan sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar