Sukses

Vitamin D dan Penderita Kanker

Tiga dari empat penderita kanker menunjukkan kondisi kekurangan vitamin D kadar dalam darahnya. Simak info selengkapnya di sini.

KlikDokter.com - Tiga dari empat penderita kanker menunjukkan kondisi kekurangan vitamin D kadar dalam darahnya.

Demikian sebuah studi yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan the American Society for Radiation Oncology (ASTRO) oleh Thomas Churilla, MS.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa vitamin D memiliki kemampuan anti-tumor yang turut mencegah berkembang dan menyebarnya sel kanker pada gen.

Dari 160 contoh darah penderita kanker, 42% mengalami kekurangan vitamin D pada darah yaitu sekitar 20-30 nanograms per milliliter (ng/mL) dan 32% mengalami penurunan vitamin D dibawah 20 ng/ml.

Silakan klik next untuk melanjutkan.

1 dari 2 halaman

Vitamin D dan Penderita Kanker

Semakin tinggi tingkat kanker dan jenis kanker yang diderita juga turut andil. Hal ini membawa beberapa pendapat menganggap menurunnya ataupun rendahnya vitamin D pada pasien kanker tingkat lanjut, bisa jadi hanya dikarenakan kurangnya pasien terpapar oleh sinar matahari, untuk itu dilakukannya penelitian dengan menggunakan suplemet vitamin D dosis tinggi yaitu 50.000 international units (IU) per delapan minggu, atau sekitar 900 IU perhari dibandingkan dosis umum yang sekitar 600IU perhari.

Seperti yang kita semua ketahui, vitamin D merupakan salah satu vitamin yang tidak dapat langsung diproses oleh tubuh, karena vitamin ini hanya akan dapat terserap setelah mendapatkan paparan sinar matahari. Namun pemaparan tubuh dibawah sinar matahari dengan kondisi ozon di dunia yang makin menipis, tidak memungkinkan seseorang dapat memanfaatkan paparan sinar matahari tersebut secara optimal.

Terkait dengan fenomena penemuan studi terakhir yang mengemukakan keterkaitan rendahnya vitamin D dalam tubuh seseorang dengan kanker tingkat lanjut oleh Thomas Churilla tersebut, kini marak bermunculan suplement penambah vitamin D di pasaran. Walau demikian, beberapa ahli tidak bersependapat dengan temuan tersebut, dengan alasan perlu pembuktian dan analisis mendalam lebih lanjut.

Menyambung studi tersebut, penelitian dilanjutkan dengan melanjutkan tahap pengujian terapi peningkatan asupan vitamin D pada penderita kanker. Pun dengan pengawasan ketat dokter dan ahli nutrisi berkompeten.

0 Komentar

Belum ada komentar