Sukses

5 Penyakit yang Disebabkan oleh Fast Food

Kita sudah sering dengar bagaimana himbauan risiko kesehatan pada bahayanya makanan cepat saji. Tapi sebenarnya apa saja sih bahaya persisnya? Berikut penjelasan dr. Dina Kusumawardhani disini.

KlikDokter.com - Makanan cepat saji bisa jadi merupakan penemuan terbaik bagi mereka yang mencari kenyamanan dan kecepatan saat memilih makanan. Namun, makanan cepat saji ini juga disalahkan sebagai penyebab masalah kesehatan yang semakin banyak.

Saat ini, beberapa negara sudah melarang masyarakatnya untuk membeli makanan cepat saji, terutama bagi masyarakat yang memiliki berat badan lebih.

Kita sudah sering dengar bagaimana himbauan risiko kesehatan pada bahayanya makanan cepat saji. Tapi sebenarnya apa saja sih bahaya persisnya?

Berikut ini adalah masalah kesehatan utama yang paling banyak disebabkan oleh makanan cepat saji:

1 dari 2 halaman

Makanan Cepat Saji dan Bahaya Kesehatan Bagi Tubuh Kita

Berikut ini adalah masalah kesehatan utama yang paling banyak disebabkan oleh makanan cepat saji:

1. Obesitas

Makanan cepat saji memiliki kalori yang besar. Seringkali anak-anak diberikan porsi dewasa saat membeli makanan ini. Sekalipun beberapa restoran menyediakan porsi untuk anak-anak, tetap saja kalorinya cenderung lebih besar. Selain itu, makanan cepat saji sangat rendah serat, tinggi gula dan garam. Hal ini menyebabkan kita tidak cepat merasa kenyang, ingin makan lebih banyak lagi dan akhirnya menyebabkan obesitas.

2. Diabetes

Risiko diabetes melitus meningkat dua kali lipat jika mengkonsumsi makanan cepat saji lebih dari 2x per minggu. Lemak trans yang terkandung pada makanan cepat saji dapat meningkatkan berat badan dan lemak perut yang memicu resistensi insulin. Resistensi insulin inilah yang akhirnya menyebabkan diabetes.

3. Penyakit jantung

Lemak trans dan kolesterol teroksidasi yang ditemukan pada kebanyakan mkanan yang digoreng dan cepat saji, merupakan penyebab utama penyumbatan dan kerusakan dinding pembuluh darah. Hal ini yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

4. Kanker

Beberapa penelitian menemukan bahwa makanan cepat saji mengandung bahwan karsinogenik (pemicu kanker), terutama yang melalu proses penggorengan menggunakan minyak yang dipakai beberapa kali.

5. Keracunan makanan

Untuk mengurangi biaya produksi, perusahaan makanan cepat saji biasanya menurunkan standar mereka dalam proses pembuatan/pengemasan makanan  dan merekrut pekerja yang kurang terlatih. Sebuah departemen pertanian di Amerika Serikat pernah menemukan 78,6% daging sapi terkontaminasi oleh bakteri E. coli. Bakteri ini dapat menyebabkan diare dan penyakit lainnya.

0 Komentar

Belum ada komentar