Sukses

Mata Lelah Karena Layar Komputer: Computer Vision Syndrome

Mata lelah karena terlalu lama di depan layar monitor komputer? Anda pernah merasa pandangan mengabur dan mata cepat lelah setelah berlama di depan monitor? Maka Anda harus membaca penjelasan dr. Jessica Florencia beriku ini disini.

Klikdokter.com - Di zaman yang semakin modern ini, memang sangat sulit untuk menghindari bekerja dengan menggunakan perangkat digital. Bekerja berjam-jam di depan layar digital memang sudah menjadi kehidupan sehari-hari masyarakat masa kini.

Namun, sayangnya, aktivitas ini juga menciptakan konsekuensi baru bagi kesehatan mata kita. Mata menjadi tegang, lelah dan pegal karena harus menatap layar komputer terus-menerus. Masalah mata lelah yang disebabkan karena layar digital sering disebut dengan Computer Vision Syndrome (CVS). CVS ini bukan merupakan suatu masalah penglihatan yang spesifik, namun lebih kepada kumpulan gejala pada mata, mulai dari rasa pegal hingga sakit pada pengguna komputer secara khusus, atau perangkat digital lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa 50-90% pengguna komputer akan memiliki keluhan mata. Hal ini dapat terjadi pada anak-anak dan dewasa, terutama jika pencahayaan dan posisi komputer tidak ideal.

Bagaimana layar komputer mempengaruhi penglihatan? Berikut penjelasannya:

1 dari 3 halaman

Bagaimana Layar Komputer Mempengaruhi Penglihatan?

Computer vision syndrome sebenarnya sama dengan penyakit carpal tunnel syndrome (sindroma terowongan karpal) dan cedera jenis lainnya yang terkait dengan pekerjaan berulang yang menyebabkan stres pada jaringan atau organ terkait. Cedera dalam kelompok kelainan tersebut terjadi ketika suatu organ atau jaringan harus melakukan gerakan yang sama berulang-ulang secara terus-menerus. Dan, sama seperti cedera karena stres berulang jenis lainnya, CVS dapat menjadi semakin parah seiring dengan semakin sering dan semakin lama seseorang melakukan aktivitas pemicu.

Bekerja dengan komputer mengharuskan mata terus-menerus berfokus, bergerak maju mundur dan berusaha mensejajarkan mata dengan objek yang dilihat di depan layar. Anda mungkin harus melihat ke bawah untuk melihat kertas dan kemudian melihat lagi ke layar untuk mengetik. Dengan demikian, mata Anda harus mengubah-ubah fokus sehingga apa yang Anda lihat di layar tetap jelas.

Berbagai kerja mata ini membutuhkan usaha yang berat dari otot-otot mata Anda.

Membaca di layar komputer sebenarnya lebih berat untuk mata ketimbang membaca buku atau membaca tulisan di atas kertas. Ini berhubungan dengan elemen kontras, kilatan dan pencahayaan layar komputer. Masalah mata karena penggunaan komputer juga biasanya lebih sering terjadi pada meraka yang sudah memiliki masalah mata seperti rabun jauh atau astigmatisme. Atau,jika Andasebenarnya membutuhkan kacamata namun tidak memakainya atau memakai kacamata yang koreksinya tidak tepat. 

Mereka dengan usia tua juga akan lebih sulit lagi untuk bekerja dengan komputer karena kemampuan lensa matanya sudah semakin berkurang sehingga akan mengalami kesulitan untuk mengubah-ubah fokus dekat dan jauh. Hal ini biasanya mulai terjadi ketika memasuki usia 40 tahun. 

Apa saja gejala Computer Vision Syndrome? Berikut penjelasannya:

2 dari 3 halaman

Apa Saja Gejala Computer Vision Syndrome?

Penggunaan komputer secara rutin dapat mempengaruhi penglihatan dan menyebabkan ketidaknyaman karena adanya ketegangan dan kelelahan pada mata.  

Beberapa gejala yang dapat muncul adalah:

  • Penglihatan kabur

  • Penglihatan ganda

  • Mata kering dan mata merah

  • Iritasi mata

  • Sakit kepala

  • Sakit leher, bahu dan punggung

Gejala-gejala ini sebaiknya diperiksakan ke dokter. Jika tidak terdapat masalah khusus yang mendasarinya dan memang hanya karena kelelahan dalam menggunakan layar komputer, maka Anda dapat melakukan tindakan-tindakan penyesuaian dan pencegahan sehingga gejala-gejala ini tidak mengganggu performa kerja Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar