Sukses

18 Risiko Tindik Lidah

Demi penampilan, sudah tidak sedikit orang melakukan tindik di beberapa area atau organ tubuh. Tahukah Anda, sebenarnya tindik pada beberapa area tubuh tersebut ada risiko dan konsekuensi kesehatan bagi tubuh? Simak disini selengkapnya bersama drg. Arni Maharani.

KLIKDOKTER.COM - Alasan untuk tampil beda, mencari jati diri, gaya hidup dan fashion menjadi alasan kebanyakan orang melakukan tindik. Menindik bagian tubuh tertentu merupakan hal yang sudah dikenal sejak berabad-abad lalu.

Dari budaya di Mesir kuno,  ritual suku Aztec sampai suku Asmat di Papua melakukan tindik tubuh untuk tujuan dan alasan tertentu. Pada zaman modern seperti sekarang ini bagian tubuh yang sering ditindik adalah telinga, alis, hidung, lidah, bibir, puting payudara, dan area genital (kemaluan).

Ketahuilah, tindakan menindik area yang dimaksud pada prinsipnya memiliki risiko. Bahaya dari menindik disembarang tempat berisiko akan terjadinya infeksi kronis, alergi, perdarahan, abses, tetanus, hepatitis B, hepattitis C, HIV, cacat kulit permanen.

American Academy of Dermatologi (ADD) menekankan bahwa tindik hanya boleh dilakukan pada cuping telinga, begitu pula American Dental  Association (ADA) yang menentang tindik pada area mulut dan lidah, hal ini disebabkan berbagai macam komplikasi dan infeksi yang dapat ditimbulkan. Infeksi yang rentan terjadi dikarenakan rongga mulut merupakan bagian tubuh yang kotor.

Tindik pada lidah merupakan pemakaian material logam berbentuk barbel yang ditanamkan tembus dari bagian atas lidah sampai bawah, dan kurang lebih 1/3 dari ujung lidah. Bahannya terbuat dari stainless steel, perak, gold-plated, surgical stainless steel dan bahan plastik berwarna.

Telah diterima berbagai laporan kasus yang dialami oleh orang yang melakukan tindik lidah yaitu berupa komplikasi berupa:

1 dari 2 halaman

Inilah 18 Konsekuensi Tindik Lidah

Telah diterima berbagai laporan kasus yang dialami oleh orang yang melakukan tindik lidah yaitu berupa komplikasi berupa:

  1. Gigi patah,
  2. Penurunan gusi,
  3. Karang atau kalkulus dibarbel,
  4. Luka pada area mulut,
  5. Lidah terbelah,
  6. Penyakit ludwig’s angina,
  7. Infeksi bakteri, 
  8. Abses cerebral,
  9. Aypotensive collapse,
  10. Infeksi virus HIV,
  11. Hepatitis B dan C,
  12. Kerusakan syaraf lidah,
  13. Herpes simpleks,
  14. Penyakit Eipsten Barr,
  15. Obstruksi pernapasan akibat pembengkakan,
  16. Hipersensitif,
  17. Pembentukan jaringan parut,
  18. Parestesi.
Mengingat banyaknya akibat dari tindik yang tidak sesuai pada tempatnya, maka Anda harus lebih bijaksana dalam melakukan tindik pada tubuh.  Artikel Terkait:

0 Komentar

Belum ada komentar