Sukses

Kanker Serviks, Kanker Mematikan pada Wanita

Kanker serviks adalah tumor ganas yang mengenai daerah serviks (leher rahim), yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) tipe 16, 18, 45, 31, 33, 52, 58, 35, 59, 56, 51, 39, 68, 73, dan 82. Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman. Virus tersebut dapat bertahan dalam tubuh dan...

Oleh: dr. Jessica Florencia

KLIKDOKTER.com - Bulan Januari diperingati dunia sebagai Bulan Kewaspadaan Kanker Serviks. Kanker ini memang perlu diwaspadai karena merupakan pembunuh yang terselubung (silent killer). Berdasarkan data WHO pada tahun 2008, di Indonesia, setiap harinya terdapat 38 kasus baru kanker serviks dan 21 orang wanita meninggal. Itu artinya, terdapat 13.870 kasus baru dan 7.665 wanita meninggal setiap tahunnya karena kanker serviks. Pada wanita, meskipun jumlah penderitanya menempati peringkat kedua setelah kanker payudara, namun kanker serviks menyumbang angka kematian karena kanker di peringkat pertama.

Kanker Serviks Kanker Mematikan pada Wanita

Serviks (Leher Rahim) – sumber gambar

Di mana letak serviks?

Serviks terletak di bagian bawah rahim dan merupakan bagian penghubung antara rahim dan vagina pada wanita dengan panjang sekitar 2,5 cm.

Apa yang Anda ketahui tentang kanker serviks?

Kanker serviks adalah tumor ganas yang mengenai daerah serviks (leher rahim), yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) tipe 16, 18, 45, 31, 33, 52, 58, 35, 59, 56, 51, 39, 68, 73, dan 82. Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman. Virus tersebut dapat bertahan dalam tubuh dan menyebabkan perubahan sel-sel pada serviks menjadi tidak normal dan tidak beraturan yang disebut dengan lesi prakanker. Pada akhirnya hal ini dapat memicu terjadinyakanker serviks. Sebagian besar dari proses perubahan sel-sel pada daerah serviks ini tidak menimbulkan gejala apapun.

Apa saja faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya kanker serviks?

  1. Riwayat hubungan seksual yang tidak aman. Ini termasuk melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan atau dengan seseorang yang memiliki riwayat berganti-ganti pasangan.
  2. Melakukan hubungan seksual pada usia muda (di bawah 20 tahun).
  3. Mengalami infeksi kelamin/infeksi menular seksual. Infeksi menular seksual ditemukan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi oleh virus HPV.
  4. Mempunyai status imunitas yang kurang baik, seperti misalnya pada penderita HIV atau kekurangan vitamin A/C/E.
  5. Banyak melahirkan anak.
  6. Merokok.

Apakah Anda memiliki salah satu faktor risiko terjadinya kanker serviks? Jika ya, maka sangat disarankan agar Andamelakukan pemeriksaan untuk kanker serviks untuk dapat memantau adanya perubahan sel-sel pada daerah serviks Anda. Semakin dini kanker serviks diketahui maka akan mempermudah pengobatan dan meningkatkan harapan hidup.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](JF)

 

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar