klikdokter.com
Rabu, 30 Juli 2014

Tenggelam

Tenggelam merupakan salah satu penyebab kematian paling sering. Pada dasarnya kematian pada korban yang tenggelam terjadi karena korban mengalami sumbatan jalan nafas dan hipoksia (kekurangan oksigen). Karena itu penderita yang tenggelam sedapat mungkin harus segera dibawa ke permukaan untuk dilakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Pertolongan pertama atau RJP di air adalah tindakan yang memiliki risiko tinggi bagi korban dan juga penolong. Namun bila penolong terlatih, hal ini masih mungkin dilakukan.

Setelah penderita dibawa ke darat, RJP dapat segera dilakukan sebanyak 5 siklus sebelum penolong meminta bantuan.  Tindakan pembersihan jalan nafas seperti penyapuan mulut dengan jari tidak perlu dilakukan karena sudah hampir pasti penyebab henti jantung pada korban tenggelam adalah akibat hipoksia (kekurangan oksigen). Air tidak dianggap sebagai benda asing yang dapat menyebabkan sumbatan.

Tenggelam bisa terjadi di mana saja: laut, danau, bahkan di lingkungan sekitar seperti kolam renang. Hal ini sering terjadi pada anak-anak dikarenakan para orang tua kadang membiarkan anaknya berenang tanpa pengawasan padahal hal tersebut sangat berbahaya.


Cara terhindar dari ancaman tenggelam :

  1. Setiap anak yang sedang berenang harus selalu diawasi
  2. Hindari minum minuman keras sebelum berenang atau dekat kolam renang
  3. Pintu masuk atau akses ke kolam renang harus selalu dalam pengawasan
  4. Peralatan penyelamat seperti pelampung atau ban penyelamat harus selalu dekat dengan kolam renang atau area berenang
  5. Bila punya kolam renang di rumah, letakkan telepon dekat dengan kolam renang. Agar anda bisa mengangkat telepon tanpa meninggalkan pengawasan anak anda saat berenang
  6. Hindari meletakkan meja dan kursi dekat kolam renang agar anak anda tidak dapat memanjatnya
  7. Tenggelam pun bisa terjadi pada orang dewasa, jadi pengawasan tetap dibutuhkan
  8. Ikutkan salah seorang anggota keluarga anda di dalam pelatihan RJP agar bila dibutuhkan suatu saat ia dapat menolong.


Jika ingin bertanya ke Dokter kami, Silahkan klik disini


 

Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Syok
Trauma Dingin
Suhu Ekstrim (Trauma Panas)