klikdokter.com
Kamis, 17 Mei 2012
Login | Register


 

Bookmark and Share  
Health Topics
Sakit Kepala Berkaitan dengan Temperatur dan Tekanan Barometrik

                                                  Sumber: www.treehugger.com

Meskipun banyak penyebab dasar dari sakit kepala, namun mereka yang mengalami migraine dapat memiliki faktor pencetus sakit kepala dari cuaca. Penelitian yang dilakukan terhdap 7000 pasien yang dipimpin oleh para peneliti di Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) memberikan data dalam skala besar mengenai bagaimana kondisi lingkungan seperti polusi udara dapat berperan sebagai pencetus dari sakit kepala.

Diterbitkan pada bulan Maret dalam jurnal Neurologi, para peneliti mengemukakan bahwa temperatur tinggi dengan tekanan barometrik rendah dapat berperan sebagai faktor pencetus sakit kepala. “Sakit kepala migraine dapat terjadi pada lebih dari separuh populasi,” kata Kenneth Mukamal, MD, MPH, salah satu penulis utama pada jurnal ini. Sekitar 18% wanita dan 6% pria di Amerika Serikat melaporkan bahwa mereka memiliki migrain, umumnya usia muda dan menengah.

Migrain memang dapat dicetuskan oleh beberapa ‘pencetus’ seperti makanan, alkohol, stres, dan hormon. Mukamal dan teman-temannya mencoba meneliti faktor lingkungan sebagai salah satu pencetus sakit kepala.

Temperatur udara, kelembaban, dan tekanan barometrik adalah faktor pencetus paling sering dari sakit kepala. Penelitian yang dilakukan mampu membandingkan secara langsung cuaca dan kadar polusi sebelum kunjungan pasien ke rumah sakit dengan faktor yang sama diukur sebelum dan sesudahnya di dalam bulan yang sama.

Berdasarkan data tersebut didapatkan hasil bahwa faktor lingkungan yaitu temperatur yang tinggi dalam waktu 24 jam meningkatkan kunjungan ke rumah sakit dengan keluhan sakit kepala dengan 7,5% keluhan sakit kepala lebih berat apabila temperatur meningkat 50 C. Tekanan barometrik yang rendah selama 48 – 72 jam juga meningkatkan kunjungan pasien ke Unit Gawat Darurat rumah sakit berkaitan dengan kaitannya sebagai pencetus sakit kepala. Peneliti tidak menemukan bukti bahwa polusi udara mempengaruhi onset atau waktu terjadinya sakit kepala namun tidak dapat menyingkirkan efek yang sama dengan yang mempengaruhi stroke.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sakit kepala dapat disebabkan oleh faktor eksternal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor lingkungan berperan di dalam kesehatan kita. Mukamal merekomendasikan bahwa pasien dengan sakit kepala sebaiknya mencari bersama-sama faktor pencetus dengan dokter mereka sehingga dokter dapat meresepkan obat sebagai profilaksis (pencegah) sakit kepala yang disebabkan karena cuaca.

Follow Us and Become a Fan


e-NEWSLETTER
Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter