Saat beraktivitas sehari-hari kita biasanya secara sengaja atau tidak sengaja selalu bersentuhan dengan berbagai instrumen atau item yang kotor, begitupula saat melakukan kontak dengan seorang pasien secara
Escherichia coli
Bakteri E. coli dapat menyebabkan berbagai penyakit infeksi saluran pencernaan pada manusia, diantaranya adalah enterotoksigenik, enterohaemorrhagik, enteropatogenik, enteroinuasiue, dan enteroagregatif. Bakteri ini dapat berada dimana saja. Makan disaat kondisi tangan kotor juga dapat memicu hadirnya infeksi bakteri.
Staphylococcus Aureus
Jika terinfeksi bakteri Staphylococcus Aureus, maka potensi penyakit yang didapat pada tubuh manusia adalah infeksi saluran pernafasan, infeksi penyakit kulit, dan infeksi saluran pencernaan manusia. Bahan makanan yang disiapkan dengan kontak tangan langsung tanpa proses mencuci tangan, sangat berpotensi terkontaminasi S. aureus.
Salmonella
Diketahui terdapat 200 jenis dari 2.300 serotip Salmonella yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Salmonella bersifat patogen pada manusia dan hewan lainnya. Jika menginfeksi tubuh manusia, akan menyebabkan demam enterik dan gastroentritis.
Shigella
Bakteri Shigella dapat menyebabkan infeksi berbagai saluran pencernaan. Shigella biasa berada pada air yang terkontaminasi bahkan yang terlihat jernih sekalipun. Untuk membunuh bakteri ini, diperlukan lagi bantuan sabun antiseptik pada proses mencuci tangan. Sayuran segar yang tumbuh pada tanah terpolusi dapat menjadi faktor penyebab penyakit, seperti disentri basher atau shigellosis yang disebabkan oleh Shigella. Menurut USFDA (1999), diperkirakan 300.000 kasus shigellosis terjadi di Amerika Serikat setiap tahun.
Vibrio Cholerae
Sebagian besar bakteri Vibrio ditemukan di perairan air tawar atau air laut, serta merupakan bakteri patogen dalam budi daya ikan dan udang. Spesies Vibrio yang termasuk patogen adalah V. cholerae, V. parahaemolyticus, dan V. vulvinicus. Spesies V. chloreae dan V. parahaemolyticus merupakan sumber kontaminasi silang antara buah dan sayuran mentah, sedangkan V. vulvinicus penyebab infeksi pada manusia.
Escherichia coli
Staphylococcus Aureus
Salmonella
Shigella
Vibrio Cholerae
LOGIN ANGGOTA
Debat Ganja Sebagai Anti Nyeri
Di Inggris baru-baru ini, ide ganja (cannabis sativa) untuk digunakan sebagai anti nyeri kembali meramaikan dunia medis. Kendati legalitas penggunaannya masih dilarang di beberapa negara, Baca Selengkapnya »