Opini Anda

"Masihkah Anda mendapatkan pelayanan kesehatan dari dokter yang tidak komunikatif ataupun memberikan pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan standar prosedur Praktik Kedokteran?"





  Ya   Tidak


Klik disini untuk mengganti kode  
Lihat Hasil
Pilih
Rumah Sakit
Masukkan Data Anda:
Berat Badan :    kg
Tinggi Badan :    cm

Topik Utama

Bookmark and Share

« Kembali

Bangun Pagi Beresiko Penyakit Jantung

Berkaitan dengan rencana Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk memajukan jadwal jam belajar siswa menjadi lebih pagi agar terhindar dari kemacetan lalu lintas yang kian parah, beberapa pihak melontarkan pendapat pro dan kontra mengenai rencana tersebut. Demikian juga dalam aspek kesehatan, pada sebuah penelitian yang dilakukan belum lama ini, menemukan bahwa aktifitas bangun pagi dapat menimbulkan resiko penyakit jantung, stress, hingga stroke.

Sudah banyak sekali kita dengar bersama mengenai segudang manfaat dari bangun pagi dalam mengawali hari. Disamping membuat lebih segar dan bersemangat menyambut hari, ternyata bangun pagi juga berpotensi mengundang resiko penyakit jantung.

Hal tersebut mengemuka oleh sejumlah peneliti dari beberapa universitas dan rumah sakit di Kyoto, Jepang baru-baru ini. Penelitian gabungan tersebut mengungkapkan bahwa orang yang rajin bangun pagi justru memiliki kecenderungan lebih besar untuk terkena penyakit jantung.

Menurut sudut pandang para peneliti studi tersebut, potensi resiko penyakit jantung ditimbulkan dari keterkaitan responden frekuensi para obyek peneliti bangun pagi. "Bangun pagi untuk bekerja ataupun berolahraga bisa jadi tidak menguntungkan untuk kesehatan, dan justru meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit cardiovascular," ujar seorang peneliti.

Penelitian gabungan yang dilakukan melibatkan sedikitnya 3.017 responden dalam rentang usia antara 23 hingga 90 tahun ini menemukan bahwa para responden yang paling sering melakukan bangun pagi terbuti menderita penyakit jantung, hipertensi bahkan hingga stroke. Disisi lain, penelitian tersebut mengungkapkan pula para responden yang melakukan bangun pagi memiliki kesempatan hidup lebih lama.

Sementara ditempat terpisah, penelitian dari Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat mengemukakan gangguan tidur yang kronik dapat menyebabkan seorang menjadi lebih mudah terserang depresi yang dapat menimbulkan berpengaruh buruk pada performa kesehatan jantung.

Manfaat Bangun Pagi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian jelas mengenai hasil penelitian tersebut. Walau penelitian tersebut telah diagendakan dikemukakan pada acara kongres tingkat dunia pada World Federation of Sleep Research and Sleep Medicine Societies yang diadakan, di Cains, Australia, belum ada laporan yang mendukung mengenai hasil penelitian tersebut.

Banyak yang menganggap, aktifitas bangun pagi tanpa ada penelitian lebih lanjut pun telah terbukti secara empiris lebih banyak mengundang manfaat ketimbang keburukan. Dari tinjauan aspek moral, filosofi, psikologi, bahkan religius pun sedikit banyak telah mengundang dukungan positif atas pertimbangan banyaknya manfaat aktifitas dalam mengawali hari lebih dini.

Satu hal yang pasti ketika bangun pagi, kita mendapat kesempatan untuk menikmati udara segar yang belum tersentuh polusi. Dimana momentum tersebut sangatlah tepat untuk memasukan sebanyak mungkin oksigen murni ke paru-paru dengan aktifitas olahraga.

Karena lebih banyak kadar oksigen dalam darah dalam proses peredaran darah di awal hari, maka proses peredaran darah akan lenih mudah di distribusikan. Sehingga menimbulkan sensasi kesegaran pada tubuh yang dapat menimbulkan mood yang baik dalam menjalani seluruh aktivitas setelahnya. Dengan kata lain, membiasakan bangun pagi dapat membuat pikiran dan tubuh anda jauh lebih sehat.

Dalam tinjauan aspek moral psikologis pun aktifitas bangun pagi juga dapat meningkatkan produktifitas bahkan disiplin pribadi. Dengan bangun pagi, kita akan memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengalokasikan waktu yang kita miliki dalam aktifitas belajar maupun bisnis.

Ketika kita bangun lebih siang, sangat besar kemungkinan kita mengalami kesulitan untuk memenuhi berbagai janji atau aktivitas di pagi hari. Tanpa disadari produktifitas terus menurun akibat beban kerja yang tidak proporsional dengan alokasi waktu yang tersedia belum lagi kita semakin sering kehilangan berbagai peluang potensial yang menguntungkan.

Tidur Lebih Awal

Dengan membiasakan aktifitas bangun pagi, secara otomatis tubuh akan menyesuaikan jam tidur lebih ideal. Dimana jam tidur akan menjadi lebih awal.

Sekali lagi dalam tinjauan aspek moral situasi masyarakat kota, perilaku bangun pagi peningkatan taraf dan mutu kehidupan. Dengan tidur lebih awal, maka kita akan terhindar dari gaya hidup malam yang sangat tidak efektif yang berpotensi mengundang perilaku penggunaan obat-obatan terlarang. Dimana pada saat ini, permasalahan narkoba merupakan persoalan sangat krusial yang menjadi ancaman serius dalam pengembanan sumberdaya manusia khususnya generasi muda atas pengaruh penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Jika tubuh telah terbiasa bangun pagi dan tidur lebih awal, maka pada saat usia 40 tahun keatas nanti potensi untuk terhindar dari paru-paru basah dan permasalahan organ hati akibat aktifitas keluar malam di luar rumah lebih besar terhindar terjadi.

Namun tidak sedikit juga orang yang mengalami kesulitan dalam mengatasi jam tidur. Diantaranya para pengidap insomnia.

Atasi Insomnia

Insomnia merupakan kondisi yang terjadi saat tubuh mengalami kesulitan untuk tidur. Namun sangat disayangkan, mayoritas orang yang mengalami gangguan insomnia lebih suka menyukai penggunaan pil tidur untuk mengatasi kesulitan tidur.

Justru dengan mengonsumsi pil tidur sebenarnya tanpa disadari, para pasien justru baru saja memulai suatu masalah baru, yaitu ketergantungan pada pil tidur. Sebagian kecil gangguan tidur disebabkan oleh masalah medis. Namun porsi terbesar disebabkan oleh masalah psikologis atau konsumsi alkohol.

Faktor lainnya yang dapat memunculkan kesulitan tidur adalah pola-pola kebiasaan yang berlebihan yang tidak selaras dengan tidur, seperti kebiasaan khawatir sebelum tidur, merenung berlebihan, analisis kompulsif berkenaan dengan hari yang telah atau akan dijalankan, dan lainnya. Selain itu, konflik internal yang terjadi di di pikiran bawah sadar juga berpotensi menimbulkan gangguan kesulitan tidur.

Berikut beberapa kiat-kiat yang dapat membantu kesulitan tidur: 

  • Usahakan kasur hanya untuk tidur. Jangan lakukan aktifitas lain di tempat tidur. Seperti membaca buku dan bekerja.
  • Jika masih terjaga setelah 20 menit di tempat tidur, bangunlah kembali dan lakukan aktifitas ringan hingga mengantuk. Semakin berusaha tidur, maka justru akan semakin sulit untuk tidur.
  • Olahraga. Dengan berolahraga, maka tubuh membutuhkan waktu istirahat lebih banyak. Secara otomatis tubuh akan menyesuaikan sendiri waktu istirahatnya.[](DA)

 


  Komentar Untuk "Bangun Pagi Beresiko Penyakit Jantung":

revi, mungkin gak pernah bangun pagi, jadi waktu pertama kali bangun pagi langsung kaget........ trus jantungan.
zahro,
Totok, Menurut saya juga sama dg komentator. Yang jadi masalah adalah kurang tidur, kebetulan yg bangun lebih pagi tidurnya kurang awal.
ershad, Tujuan penelitiannya apa?dsana ga djelaskan waktu tdurnya,, tdur kpanpun asal proporsinya pas itu ga masalah.tpi rasakan sensanya bngun pagi,, nikmat bgt,,,, djakarta paru2 hanya bisa tersenyum jam 1 sampai jam 6 pagi.
eds, Bangun pagi/ lebih awal merupakan tanda pribadi seorang, 70% orang yang bangun pagi berkepribadian rajin. Sebgi Muslim bangun saat subuh dianjurkan, tanda aktivitas dimulai.
johanias, saya senang banget mengenai kesaksian yang di sajikan obat malam
nova, Lain ladang lain belalang, lain lubuk laon ikannya. Orang Jepang terkenal dengan pekerja yang workoholic. Maka bisa jadi hasil penelitian itu benar. Wong bangun pagi - pagi udah diburu sama pekerjaan lagi. Bagaimana kalo di Indonesia juga dilakukan penellitian yang sama. Siapa tau hasilnya lebih mengagetkan lagi, Orang Indonesia memiliki tubuh yang lebih bugar setelah bangun pagi.
orang bodoh, Saya setuju jika ada pendapat, bangun pagi banyak membawa manfaat. penelitian dari Jepang ini sepertinya harus kita amati hingga akhir. Kalo akhirnya, hasil penelitian dibuktikan, bangun pagi mengakibatkan penyakit jantung, bisa jadi bangun pagi tapi tidurnya pagi, alias begadang.
Hamka Hussein, (quote=ronald> jangan terlalu menghakimi seperti itu, kita tunggu saja penelitian yg lebih lanjut...mana tau itu benar. Dulu aja orang ke bulan dianggap tak masuk akal, toh skarang bisa...Buat para profesor jepang, tetap semangat untuk membuktikan mana yg benar...) Lho, jangan juga disamakan dengan pergi ke bulan dong, kan konteksnya berbeda, anda harus mengambil argumentasi yang lebih selaras. Saya tidak bermaksud menjatuhkan hasil penelitian ahli dari Jepang, malah saya salut mereka sampai seserius itu menggarap sebuah hipotesa. Saya kan cuman berargumen, bisa saja bangun pagi menyebabkan sakit jantung apabila malamnya kurang tidur. Nah kalau memang seseorang cukup tidur & bangun pagi, saya percaya banyak manfaat yang bisa didapat, baik dari segi kesehatan maupun lainnya
haryoto, Penelitian ilmiah perlu dihargai. Responden yg ditanya harus lengkap data, karena kesalhan mengambil sample bisa menimbulkan salah interpretasi. Saya meyakini kalau istirahat lebih awal (cukup waktu tidurnya), bangun pagi dan menghirup udara segar yg tidak terpolusi, pasti lebih sehat.Semoga bermanfaat. Salam.
ronald, jangan terlalu menghakimi seperti itu, kita tunggu saja penelitian yg lebih lanjut...mana tau itu benar. Dulu aja orang ke bulan dianggap tak masuk akal, toh skarang bisa...Buat para profesor jepang, tetap semangat untuk membuktikan mana yg benar...
Hamka Hussein, Saya setuju sama mbak titie, sebagai muslim, saya diajarkan untuk bangun pagi karena akan lebih banyak membawa manfaat, maka dari itu diwajibkan untuk solat subuh. Mungkin bisa saja jelek, kalau memang tidurnya sendiri sudah pagi, tapi kan tidak ada yang rekomendasi untuk telat tidur, itu salahnya sendiri, ya kan?
titie, sepertinya pendapat para profesor dari jepang ini perlu dikaji ulang, karena secara turun temurun, selama ini belum pernah terdengar kabar bahwa ada orang yang terkena penyakir jantung akibat kebiasaan bangun pagi. sangat mengherankan dan rasanya kurang masuk akal.

Kirim Komentar:

Nama * :
Email * :
Komentar * :

Pencarian Khusus

Periode :
Kata Kunci :
   
 

LOGIN ANGGOTA

Username :
Password :
   
» Lupa Password ?
» Daftar
 

Amankah Berobat Ke Dokter Asing di Indonesia?


Walau dewasa ini marak pemberitaan malpraktik dan pelayanan kesehatan Indonesia tengah diterjang isu pasien tidak mampu versus
Baca Selengkapnya »

Berita Lainnya
Pilih Kategori:
  Masukkan Kata Kunci:
 
   

Link To : DEPKES I KKI I ILUNIFK I FKUI
Copyright © 2008 klik Dokter. All Rights Reserved.